
Karena banyak orang mencari cara menonton bola lewat ponsel, beredar pula berkas aplikasi yang mengaku sebagai aplikasi resmi situs streaming populer. Sebagian besar di antaranya tidak ada hubungannya dengan situs yang namanya dicatut.
Ciri pertama yang patut dicurigai adalah sumber unduhan. Berkas yang disebar lewat pesan berantai, komentar media sosial, atau situs berisi banyak tombol unduh palsu jelas bukan jalur distribusi yang wajar.
Ciri kedua adalah permintaan izin yang tidak masuk akal. Aplikasi menonton video tidak memerlukan akses ke daftar kontak, pesan singkat, atau riwayat panggilan. Bila izin semacam itu diminta saat pemasangan, sebaiknya proses dihentikan.
Risikonya nyata. Berkas semacam ini kerap menyisipkan iklan yang muncul paksa di luar aplikasi, menguras baterai karena berjalan di latar belakang, atau mengumpulkan data dari ponsel tanpa sepengetahuan pemiliknya. Pada kasus terburuk, kredensial yang tersimpan di perangkat ikut terbaca.
Cara paling aman menghindarinya sederhana: tonton lewat browser. Situs yang berjalan di dalam browser tidak meminta izin sistem, tidak memakan ruang penyimpanan, dan mudah ditutup kapan saja. Bila ingin akses cepat, gunakan menu browser untuk menambahkan halaman ke layar utama.
Terakhir, aktifkan pemindaian keamanan bawaan ponsel dan jangan mematikan peringatan pemasangan dari sumber tidak dikenal. Peringatan itu ada justru untuk kasus semacam ini.




