
Liga Champions meninggalkan format grup yang bertahan selama tiga dekade dan menggantinya dengan sistem fase liga. Perubahan ini bukan sekadar penambahan jumlah peserta, melainkan perombakan cara tim bertemu, cara peringkat dihitung, dan cara babak gugur ditentukan. Bagi penonton, memahami kerangkanya membuat setiap pertandingan terasa lebih bermakna sejak pekan pertama.
Apa yang Berubah dari Format Lama
Format lama menempatkan tiga puluh dua tim ke dalam delapan grup berisi empat tim. Setiap tim memainkan enam pertandingan melawan tiga lawan yang sama, dan dua tim teratas tiap grup lolos. Kelemahannya jelas: banyak grup sudah selesai secara matematis sebelum pekan terakhir, menghasilkan pertandingan tanpa kepentingan.
Format fase liga menghapus grup sepenuhnya. Seluruh peserta berada dalam satu klasemen raksasa, dan setiap tim menghadapi lawan yang berbeda beda. Konsekuensinya, hampir tidak ada pertandingan yang benar benar tanpa arti, karena satu hasil bisa menggeser posisi beberapa peringkat sekaligus.
Cara Kerja Fase Liga
Tiga puluh enam tim masuk ke dalam satu tabel tunggal. Setiap tim memainkan delapan pertandingan melawan delapan lawan berbeda, bukan enam seperti format sebelumnya. Empat pertandingan dimainkan di kandang dan empat lainnya di markas lawan, sehingga keseimbangan tetap terjaga meskipun daftar lawan setiap tim berbeda.
Poin dihitung seperti liga biasa: tiga poin untuk kemenangan, satu untuk hasil imbang, nol untuk kekalahan. Tidak ada peringkat grup terpisah, hanya satu klasemen dari peringkat satu sampai tiga puluh enam.
Sistem Pot dan Undian
Tim dibagi ke dalam empat pot berdasarkan koefisien klub, masing masing berisi sembilan tim. Setiap tim mendapat dua lawan dari tiap pot, satu dihadapi di kandang dan satu di tandang. Struktur ini memastikan tidak ada tim yang mendapat jadwal jauh lebih ringan atau jauh lebih berat daripada yang lain.
Ada juga pembatas tambahan: tim dari negara yang sama tidak dipertemukan pada fase liga, dan jumlah lawan dari satu negara yang sama dibatasi. Karena kerumitan aturan ini, undian dijalankan dengan bantuan perangkat lunak, bukan sepenuhnya manual seperti dulu.
Membaca Klasemen Tunggal
Klasemen tunggal berisi tiga puluh enam tim, dan posisi akhir menentukan nasib masing masing. Delapan tim teratas melaju langsung ke babak enam belas besar. Tim di peringkat sembilan sampai dua puluh empat masuk ke babak playoff. Tim di peringkat dua puluh lima ke bawah tersingkir sepenuhnya dari kompetisi Eropa musim itu.
Karena setiap tim menghadapi lawan yang berbeda, selisih gol menjadi pembeda yang jauh lebih penting daripada di format grup. Kemenangan besar melawan lawan lemah bisa berdampak nyata pada posisi akhir.
Babak Playoff
Enam belas tim di peringkat sembilan sampai dua puluh empat bertemu dalam format dua pertandingan kandang tandang. Tim dengan peringkat lebih tinggi mendapat keuntungan bermain di kandang pada leg kedua. Delapan pemenang melaju ke babak enam belas besar dan bergabung dengan delapan tim yang sudah lolos langsung.
Babak ini menciptakan lapisan drama baru yang tidak ada pada format lama, sekaligus memberi nilai nyata pada perjuangan finis di delapan besar untuk menghindarinya.
Babak Gugur Setelahnya
Mulai dari enam belas besar, kompetisi kembali ke pola yang dikenal: dua pertandingan kandang tandang sampai semifinal, lalu satu pertandingan tunggal di tempat netral untuk final. Jalur babak gugur sudah dipetakan sejak awal berdasarkan peringkat fase liga, sehingga tim bisa memperkirakan calon lawan mereka lebih jauh ke depan.
Aturan gol tandang sudah tidak berlaku. Jika agregat imbang setelah dua pertandingan, laga berlanjut ke perpanjangan waktu dan adu penalti bila diperlukan.
Dampak bagi Penonton
Jumlah pertandingan bertambah dan variasi lawan meningkat, sehingga jadwal menonton menjadi lebih padat. Sisi baiknya, pertandingan besar antara tim tim papan atas bisa terjadi sejak pekan awal, bukan hanya setelah babak gugur dimulai.
Jadwal lengkap dan ulasan tiap pekan bisa diikuti melalui rubrik berita Jalalive. Untuk daftar siaran langsung, kunjungi halaman utama Jalalive.





