
Amsterdam punya banyak ikon, dan salah satunya berwarna merah-putih: Ajax. Klub yang berdiri pada 1900 ini adalah nama paling terkenal di sepak bola Belanda, sekaligus simbol filosofi bermain yang memengaruhi sepak bola dunia.
Dari akademi hingga gaya bermain, Ajax selalu menarik untuk diikuti. Jadwal dan jam tayang WIB laga mereka dapat dipantau di Jalalive.
Nama dari Pahlawan Yunani
Nama Ajax diambil dari pahlawan legendaris dalam mitologi Yunani, dan wajahnya terpampang di logo klub yang digambar dengan garis-garis sederhana. Para pendukung juga menyebut tim ini Godenzonen, atau anak-anak para dewa.
Seragam putih dengan satu garis merah lebar di bagian tengah adalah salah satu kostum paling ikonik di dunia sepak bola dan langsung dikenali di mana pun.
Total Football dan Era Emas
Pada awal 1970-an, Ajax memperkenalkan gaya yang kelak dikenal sebagai Total Football. Pemain bisa saling bertukar posisi, menekan tinggi, dan menguasai ruang. Dengan fondasi yang diletakkan Rinus Michels dan Johan Cruyff sebagai bintang utamanya, Ajax menjuarai Piala Champions secara beruntun dan mengubah cara dunia memandang sepak bola.
Generasi berikutnya juga mencatat sejarah ketika Ajax kembali menjadi juara Eropa pada 1995 dengan skuad yang didominasi pemain muda hasil binaan sendiri.
De Toekomst, Akademi Kelas Dunia
Akademi Ajax yang bernama De Toekomst, berarti masa depan, adalah salah satu yang paling dihormati di dunia. Banyak bintang besar memulai karier di sini sebelum bersinar di liga-liga top Eropa. Beberapa ciri khas pembinaan Ajax:
- Penguasaan bola dan teknik sejak usia dini
- Pemahaman posisi dan pemanfaatan ruang
- Keberanian memberi debut kepada pemain muda
- Gaya menyerang yang konsisten di semua level usia
Dari De Meer ke Johan Cruijff ArenA
Selama puluhan tahun, Ajax bermain di Stadion De Meer, sementara laga besar sering dipindahkan ke Stadion Olimpiade Amsterdam. Sejak pertengahan 1990-an, klub pindah ke stadion modern yang kini bernama Johan Cruijff ArenA, sebagai penghormatan untuk legenda terbesar mereka.
Stadion ini memiliki atap yang bisa dibuka-tutup dan juga kerap dipakai untuk laga tim nasional Belanda serta berbagai acara besar.
De Klassieker Melawan Feyenoord
Rivalitas terbesar Ajax adalah melawan Feyenoord dari Rotterdam, dikenal sebagai De Klassieker. Persaingan ini mencerminkan perbedaan dua kota: Amsterdam sebagai ibu kota yang kosmopolitan dan Rotterdam sebagai kota pelabuhan pekerja keras. Selain itu, laga melawan PSV Eindhoven juga kerap menjadi penentu dalam perebutan gelar Eredivisie.
Laga-laga ini biasanya menjadi sorotan utama kalender Eredivisie, dengan stadion penuh dan tensi tinggi sejak menit pertama. Bagi pemain muda Ajax, tampil di laga seperti ini adalah ujian mental yang sesungguhnya.
Tips Mengikuti Laga Ajax
Eredivisie biasanya digelar dari siang hingga malam waktu Belanda, sehingga jam tayang di Indonesia bervariasi dari sore hingga dini hari WIB. Simak jadwal pertandingan lengkap dan baca juga ulasan sepak bola di blog agar tidak ketinggalan informasi seputar klub-klub Eropa.




