
Di Lisbon, ibu kota Portugal, warna merah identik dengan satu nama: Sport Lisboa e Benfica. Didirikan pada 1904, Benfica tumbuh menjadi salah satu klub paling populer di Portugal, dengan pendukung yang tersebar hingga ke berbagai negara berbahasa Portugis.
Sejarah panjang, stadion megah, dan rivalitas yang panas membuat setiap laga Benfica layak disimak. Jadwal dan jam tayang WIB laga-laga mereka bisa dipantau di Jalalive.
As Águias, Sang Elang
Elang adalah simbol utama Benfica dan tampil di lambang klub. Dari situ muncul julukan As Águias. Pendukung juga menyebut tim ini Os Encarnados, merujuk pada warna merah yang menjadi identitas klub. Di stadion kandang, seekor elang kerap diterbangkan sebelum laga sebagai tradisi yang sangat ikonik.
Tradisi ini begitu dicintai sehingga banyak pengunjung, termasuk wisatawan, datang lebih awal ke stadion hanya untuk menyaksikan sang elang terbang mengitari tribun sebelum kembali ke pawangnya.
Estádio da Luz
Benfica bermarkas di Estádio da Luz, stadion yang dibangun ulang untuk menyambut Euro 2004 di Portugal dan menjadi lokasi final turnamen tersebut. Stadion ini juga pernah menjadi tuan rumah final Liga Champions, sehingga reputasinya sangat kuat di Eropa.
Di area stadion, pengunjung bisa menemukan patung Eusébio, penghormatan untuk legenda terbesar klub.
Era Eusébio dan Juara Eropa
Masa keemasan Benfica terjadi pada awal 1960-an, ketika mereka menjuarai Piala Champions pada 1961 dan 1962. Era ini melahirkan legenda besar, Eusébio, penyerang kelahiran Mozambik yang dijuluki Pantera Negra. Kecepatan dan tendangan kerasnya membuat namanya dikenang hingga sekarang. Ia menjadi wajah sepak bola Portugal di panggung dunia dan simbol kebanggaan Benfica selama bertahun-tahun.
Kisah Kutukan Béla Guttmann
Salah satu cerita paling terkenal di sepak bola Portugal adalah kutukan Béla Guttmann. Pelatih asal Hungaria yang membawa Benfica juara Eropa itu disebut pergi dengan kecewa dan berucap bahwa klub tidak akan juara Eropa lagi dalam seratus tahun. Sejak itu, Benfica beberapa kali kalah di final kompetisi Eropa, dan cerita ini terus hidup di kalangan pendukung.
Tentu saja ini lebih merupakan legenda daripada fakta, tetapi kisahnya menambah warna dalam sejarah klub.
Derby de Lisboa dan O Clássico
Benfica memiliki dua rivalitas utama. Derby de Lisboa melawan Sporting CP adalah perebutan gengsi di kota yang sama, sementara O Clássico melawan FC Porto mempertemukan dua kota terbesar di Portugal dan kerap menentukan arah perebutan gelar liga.
Benfica juga dikenal sebagai salah satu klub dengan jumlah anggota terdaftar terbanyak di dunia, bukti betapa dalamnya akar klub ini di tengah masyarakat.
Kenapa Laga Benfica Selalu Ditunggu
Laga Benfica hampir selalu dipenuhi atmosfer yang meriah, apalagi ketika menghadapi Sporting atau Porto. Laga malam di Eropa biasanya jatuh pada dini hari WIB, jadi cek jadwal dan cara nonton sebelum tidur. Kenali juga lawan-lawan mereka melalui kumpulan profil klub kami.




